Home » Posts filed under Bola
Berita Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
UEFA telah memilih 11 pemain untuk tim terbaik Liga Champions 2015/16 matchday 1. Tiga pemain Italia termasuk di dalamnya, bersama Cristiano Ronaldo yang mencetak hattrick buat Real Madrid.
Di bawah mistar, muncul nama Gianluigi Buffon. Performa tangguh yang membuat Juventus bisa menjinakkan Manchester City 2-1 di Etihad jelas menjadi pertimbangan utama. Rekan Buffon, Leonardo Bonucci, juga terpilih. Di bek kanan, ada Alessandro Florenzi yang gol 55,5 meternya memberi AS Roma hasil imbang melawan juara bertahan Barcelona.
Ronaldo, Antoine Griezmann (Atletico Madrid) dan Hulk (Zenit) membentuk trident di lini depan. Sementara itu, Angel Di Maria jadi salah satu yang terbaik di lini kedua.
Di Maria mencetak gol perdana Liga Champions musim ini. Di Maria mencetak gol tersebut ketika laga PSG vs Malmo di Grup A baru masuk menit ke-4. Edinson Cavani kemudian memastikan PSG menang 2-0 dengan golnya di menit 61.
Dante (Wolfsburg) dan Josip Pivaric (Dinamo Zagreb) melengkapi formasi empat bek. Nicolas Gaitan (Benfica) dan Hakan Calhanoglu (Bayer Leverkusen) mendampingi Di Maria di barisan tengah.
Di bawah mistar, muncul nama Gianluigi Buffon. Performa tangguh yang membuat Juventus bisa menjinakkan Manchester City 2-1 di Etihad jelas menjadi pertimbangan utama. Rekan Buffon, Leonardo Bonucci, juga terpilih. Di bek kanan, ada Alessandro Florenzi yang gol 55,5 meternya memberi AS Roma hasil imbang melawan juara bertahan Barcelona.
Ronaldo, Antoine Griezmann (Atletico Madrid) dan Hulk (Zenit) membentuk trident di lini depan. Sementara itu, Angel Di Maria jadi salah satu yang terbaik di lini kedua.
Di Maria mencetak gol perdana Liga Champions musim ini. Di Maria mencetak gol tersebut ketika laga PSG vs Malmo di Grup A baru masuk menit ke-4. Edinson Cavani kemudian memastikan PSG menang 2-0 dengan golnya di menit 61.
Dante (Wolfsburg) dan Josip Pivaric (Dinamo Zagreb) melengkapi formasi empat bek. Nicolas Gaitan (Benfica) dan Hakan Calhanoglu (Bayer Leverkusen) mendampingi Di Maria di barisan tengah.
Penyerang Juventus, Alvaro Morata mengaku tersanjung mendengar kabar bahwa Real Madrid ingin memulangkannya ke Santiago Bernabeu.
Seperti diketahui, sejak akhir musim lalu telah tersiar kabar bahwa Los Blancos tertarik untuk memulangkan Morata. Terlebih, Morata mampu tampil gemilang saat ada di Juventus.
Real Madrid sendiri memiliki klausul untuk memulangkan Morata dalam kontraknya saat dibeli Juventus pada musim panas tahun lalu.
Namun Morata menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah Juventus dan dirinya mengaku tersanjung mendengar kabar Real Madrid kembali tertarik padanya.
"Saya menghargai apresiasi tinggi Real Madrid kepada saya, tapi sekarang saya bekerja untuk mencetak gol bersama Juventus dan memenangkan segalanya bersama Juventus." tegasnya.
Dalam 49 penampilannya bersama Juventus, Morata telah mencetak 16 gol.
Seperti diketahui, sejak akhir musim lalu telah tersiar kabar bahwa Los Blancos tertarik untuk memulangkan Morata. Terlebih, Morata mampu tampil gemilang saat ada di Juventus.
Real Madrid sendiri memiliki klausul untuk memulangkan Morata dalam kontraknya saat dibeli Juventus pada musim panas tahun lalu.
Namun Morata menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah Juventus dan dirinya mengaku tersanjung mendengar kabar Real Madrid kembali tertarik padanya.
"Saya menghargai apresiasi tinggi Real Madrid kepada saya, tapi sekarang saya bekerja untuk mencetak gol bersama Juventus dan memenangkan segalanya bersama Juventus." tegasnya.
Dalam 49 penampilannya bersama Juventus, Morata telah mencetak 16 gol.
Jika Lionel Messi dan Neymar sama-sama mencetak gol, maka Barcelona nyaris mustahil dikalahkan. Atletico Madrid sudah membuktikannya.
Messi dan Neymar mencetak masing-masing satu gol ketika Barcelona mengalahkan Atletico 2-1 di Vicente Calderon pada jornada 3 La Liga 2015/16. Dilansir situs resmi Barcelona, itu adalah pertama kalinya musim ini Messi dan Neymar mencetak gol di satu laga yang sama.
Messi dan Neymar saling menyumbang gol untuk Barcelona bukanlah hal yang asing. Sejauh ini, mereka berdua telah melakukannya dalam 24 laga di semua ajang. Dari 24 laga di mana Messi dan Neymar sama-sama masuk papan skor, 22 di antaranya berujung pada kemenangan sang raksasa Catalan.
Dalam 24 laga itu, Messi dan Neymar mencetak total 64 gol. Dari jumlah gol tersebut, Messi menyumbang 35, termasuk dua hattrick, sedangkan Neymar menyarangkan 29. Rata-ratanya adalah 2,6 gol per laga.
Dari 24 laga itu, 18 tersaji di La Liga, 4 di Liga Champions dan 2 di Copa del Rey.
Sejak Neymar bergabung pada tahun 2013, Barcelona hanya pernah dua kali gagal menang (dari 24 laga) setiap dia dan Messi sama-sama mencetak gol. Yang pertama adalah ketika kalah 2-3 melawan tuan rumah PSG di fase grup Liga Champions musim lalu. Yang kedua didapat ketika imbang 2-2 kala melawat ke markas Sevilla di La Liga.
Hanya dua kali gagal menang, sedangkan di 22 lainnya Barcelona tak terhadang. Jadi, wajar jika mengatakan kalau gol Messi dan Neymar di satu laga yang sama ibarat formula kemenangan bagi sang raksasa Catalan.
Sumber : bola.net
Messi dan Neymar mencetak masing-masing satu gol ketika Barcelona mengalahkan Atletico 2-1 di Vicente Calderon pada jornada 3 La Liga 2015/16. Dilansir situs resmi Barcelona, itu adalah pertama kalinya musim ini Messi dan Neymar mencetak gol di satu laga yang sama.
Messi dan Neymar saling menyumbang gol untuk Barcelona bukanlah hal yang asing. Sejauh ini, mereka berdua telah melakukannya dalam 24 laga di semua ajang. Dari 24 laga di mana Messi dan Neymar sama-sama masuk papan skor, 22 di antaranya berujung pada kemenangan sang raksasa Catalan.
Dalam 24 laga itu, Messi dan Neymar mencetak total 64 gol. Dari jumlah gol tersebut, Messi menyumbang 35, termasuk dua hattrick, sedangkan Neymar menyarangkan 29. Rata-ratanya adalah 2,6 gol per laga.
Dari 24 laga itu, 18 tersaji di La Liga, 4 di Liga Champions dan 2 di Copa del Rey.
Sejak Neymar bergabung pada tahun 2013, Barcelona hanya pernah dua kali gagal menang (dari 24 laga) setiap dia dan Messi sama-sama mencetak gol. Yang pertama adalah ketika kalah 2-3 melawan tuan rumah PSG di fase grup Liga Champions musim lalu. Yang kedua didapat ketika imbang 2-2 kala melawat ke markas Sevilla di La Liga.
Hanya dua kali gagal menang, sedangkan di 22 lainnya Barcelona tak terhadang. Jadi, wajar jika mengatakan kalau gol Messi dan Neymar di satu laga yang sama ibarat formula kemenangan bagi sang raksasa Catalan.
Sumber : bola.net
Dua Kartu Merah Warnai Kemenangan Chelsea di Derby London
Chelsea sukses menemukan jalan untuk kembali masuk dalam upaya mereka mempertahankan gelar Premier League musim ini. Itu setelah skuat jose Mourinho berhasil menjinakkan Arsenal dengan skor 2-0 di pekan keenam Premier League.
Pertandingan bertajuk Derby London yang digelar di Stamford Bridge itu berjalan dengan tempo cepat dan juga keras. Kedua tim sama-sama bermain terbuka dan saling jual beli melancarkan serangan.
Di babak pertama, Arsenal cukup baik dalam mendikte permainan tuan rumah. Sejumlah peluang pun hampir bisa membuat pasukan Arsene Wenger unggul. Beruntung bagi The Blues, gawang yang dijaga oleh Asmir Begovic masih tetap perawan pada pertandingan ini.
Dua penyerang The Gunners, Theo Walcott dan Alexis Sanchez tak henti-hentinya mengancam lini belakang The Blues yang digalang oleh Branislav Ivanovic.
Sebagai tuan rumah, Chelsea pun tak tinggal diam. Dengan memanfaatkan strategi serangan balik, mereka sukses menjawab serangan dari rivalnya.
Melalui pemain-pemain seperti Cesc Fabregas dan Pedro, The Blues sukses menebar ancaman yang tak kalah bahaya dari Arsenal.
Pertandingan pun memanas setelah Gabriel Paulista dan Diego Costa terlibat insiden di tengah lapangan. Paulista akhirnya diusir dari lapangan setelah dianggap melakukan kekerasan kepada mantan pemain Atletico Madrid. Kartu merah itu sendiri juga menjadi penanda bahwa babak pertama berakhir.
Memasuki paruh waktu kedua, Arsene Wenger langsung memasukkan Chalum Chambers untuk menggantikan Francis Coquelin.
Hal yang ditakutkan pun terjadi, Chelsea akhirnya mampu membobol gawang Petr Cech lewat sundulan Kurt Zouma di menit ke-53. Umpan Fabregas melalui tendangan bebas dengan sangat baik dimanfaatkan Zouma yang terlepas dari pengawalan pemain The Gunners.
Kehilangan seorang pemain membuat serangan sporadis yang dibangun oleh pasukan Wenger di babak pertama tak terlihat. Justru Chelsea yang terus mengeksploitasi lini belakang Arsenal.
Pergantian pemain pun dilakukan oleh Wenger. Ia melihat jika Sanchez bermain kurang efektif pada pertandingan kali ini. Untuk itu, ia langsung memasukkan Alex Oxlade-Chamberlain, sementara Olivier Giroud masuk menggantikan Mesut Ozil.
Setelah mampu kembali menemukan ritme permainan, Arsenal justru mendapatkan petaka. Tekel keras Santi Cazorla kepada Fabregas berbuah kartu kuning kedua bagi sang pemain dan otomatis pemain yang memiliki rataan pasing paling akurat di Premier League sejauh ini tersebut diusir dari lapangan pertandingan. Arsenal melanjutkan pertandingan dengan hanya 9 pemain saja.
Eden Hazard seperti menemukan kembali performanya setelah mampu mencetak gol dan menambah keunggulan bagi Chelsea menjadi 2-0. Tak lama setelah itu, wasit pun meiup peluit menandakan bahwa babak kedua telah berakhir.
Sumber : Bola.net
Chelsea sukses menemukan jalan untuk kembali masuk dalam upaya mereka mempertahankan gelar Premier League musim ini. Itu setelah skuat jose Mourinho berhasil menjinakkan Arsenal dengan skor 2-0 di pekan keenam Premier League.
Pertandingan bertajuk Derby London yang digelar di Stamford Bridge itu berjalan dengan tempo cepat dan juga keras. Kedua tim sama-sama bermain terbuka dan saling jual beli melancarkan serangan.
Di babak pertama, Arsenal cukup baik dalam mendikte permainan tuan rumah. Sejumlah peluang pun hampir bisa membuat pasukan Arsene Wenger unggul. Beruntung bagi The Blues, gawang yang dijaga oleh Asmir Begovic masih tetap perawan pada pertandingan ini.
Dua penyerang The Gunners, Theo Walcott dan Alexis Sanchez tak henti-hentinya mengancam lini belakang The Blues yang digalang oleh Branislav Ivanovic.
Sebagai tuan rumah, Chelsea pun tak tinggal diam. Dengan memanfaatkan strategi serangan balik, mereka sukses menjawab serangan dari rivalnya.
Melalui pemain-pemain seperti Cesc Fabregas dan Pedro, The Blues sukses menebar ancaman yang tak kalah bahaya dari Arsenal.
Pertandingan pun memanas setelah Gabriel Paulista dan Diego Costa terlibat insiden di tengah lapangan. Paulista akhirnya diusir dari lapangan setelah dianggap melakukan kekerasan kepada mantan pemain Atletico Madrid. Kartu merah itu sendiri juga menjadi penanda bahwa babak pertama berakhir.
Memasuki paruh waktu kedua, Arsene Wenger langsung memasukkan Chalum Chambers untuk menggantikan Francis Coquelin.
Hal yang ditakutkan pun terjadi, Chelsea akhirnya mampu membobol gawang Petr Cech lewat sundulan Kurt Zouma di menit ke-53. Umpan Fabregas melalui tendangan bebas dengan sangat baik dimanfaatkan Zouma yang terlepas dari pengawalan pemain The Gunners.
Kehilangan seorang pemain membuat serangan sporadis yang dibangun oleh pasukan Wenger di babak pertama tak terlihat. Justru Chelsea yang terus mengeksploitasi lini belakang Arsenal.
Pergantian pemain pun dilakukan oleh Wenger. Ia melihat jika Sanchez bermain kurang efektif pada pertandingan kali ini. Untuk itu, ia langsung memasukkan Alex Oxlade-Chamberlain, sementara Olivier Giroud masuk menggantikan Mesut Ozil.
Setelah mampu kembali menemukan ritme permainan, Arsenal justru mendapatkan petaka. Tekel keras Santi Cazorla kepada Fabregas berbuah kartu kuning kedua bagi sang pemain dan otomatis pemain yang memiliki rataan pasing paling akurat di Premier League sejauh ini tersebut diusir dari lapangan pertandingan. Arsenal melanjutkan pertandingan dengan hanya 9 pemain saja.
Eden Hazard seperti menemukan kembali performanya setelah mampu mencetak gol dan menambah keunggulan bagi Chelsea menjadi 2-0. Tak lama setelah itu, wasit pun meiup peluit menandakan bahwa babak kedua telah berakhir.
Sumber : Bola.net



